Reklamasi Teluk Jakarta dan Benoa

poster-reklamasi-lahan

Berdasarkan seruan aksi dari BEM SI 2 Tahun Jokowi-JK, terdapat 5 poin yang akan dibahas, yaitu kebakaran hutan dan lahan, tax amnesty, reklamasi Teluk Jakarta dan Benoa, izin ekspor konsentrat dan komitmen usaha hilirisasi minerba, serta pencabutam hukum kebiri. Dari kelima topik aksi tersebut, materi yang paling berhubungan dengan MIPA adalah “Reklamasi Teluk Jakarta dan Benoa”.

Berdasarkan analisis dari ilmusipil.com, sisi positif dari reklamasi adalah: pertama, bertambahnya luas daratan untuk dilakukan pembangunan. Tentunya dengan ini, kepadatan penduduk bisa dikurangi. Kedua, lahan hasil reklamasi dapat menjadi sarana rekreasi yang berpeluang meningkatkan pendapatan negara jika dibangun infrastruktur yang memadai. Ketiga, lahan reklamasi bersifat anti banjir jika tembok anti air laut yang dibangun kokoh. Keempat, lahan reklamasi, khususnya bagian pantai, bersifat anti abrasi jika penahan yang dibangunnya kokoh.

Akan tetapi, reklamasi tentunya memiliki sisi negatif pula, khususnya terhadap lingkungan. Pertama, ekosistem di sekitar lahan reklamasi rusak, yang dampak jangka panjangnya adalah ketidakseimbangan alam dan kemungkinan perusakan bumi secara total. Kedua, terjadinya peninggian air laut akibat “space” yang harusnya diisi oleh air laut kini diisi oleh daratan, membuat air laut tidak punya tempat lain selain dengan meninggikan permukaannya. Ketiga, air laut yang meninggi ini menyebabkan daerah pantai rawan tenggelam. Hal ini juga dapat menyebabkan tanaman mati. Sawah di sekitar pantai pun tidak subur. Keempat, reklamasi berpotensi mencemarkan air laut, sehingga ikan-ikan banyak yang mati dan nelayan akan kehilangan mata pencahariannya.

Dari paparan di atas, sikap yang akan kami ambil adalah MENOLAK Reklamasi Teluk Jakarta dan Benoa karena secara umum, lingkungan jauh lebih dirugikan oleh keuntungan yang masih berstatus “jika”.

sumber:
– Kajian BEM Undip mengenai Reklamasi Teluk Jakarta dan Benoa
– ilmusipil.com

Info Kastrat
Departemen Kajian Strategis
BEM Kema FMIPA Unpad Kabinet Seru 2016
Lantangkan ide-ide berbahayamu!

Advertisements

Pemilihan Ketua Ikatan Alumni Unpad: Kenali dan Kritisi

Poster Judul Ketua Ika Unpad

Telah tiba waktunya untuk pemilihan kembali Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran. Setelah periode kepengurusan 2012-2016 berakhir, Ika Unpad kembali membuka penjaringan calon Ketua Ika Unpad periode 2016-2020. Pemilihan ini merupakan salah satu rangkaian acara yang termasuk di dalamnya musyawarah besar (mubes) dan reuni akbar. Pemilihan ini nantinya akan diadakan di Bale Sawala Kampus Unpad Jatinangor pada 17 April 2016.

Continue reading